• Solo Great Sale

    Solo Great Sale Powered By Circle Card 2015

  • Solo Great Sale

    Solo Great Sale Powered By Circle Card 2015

  • Oracle Java Magazine

    As Cover of Oracle Java Magazine March/April 2012 issue

  • Launching jDuchess Indonesia

    Gunadarma University 2011

    www.jduchess.or.id

  • Launching jDuchess Indonesia

    Gunadarma University 2011

    www.jduchess.or.id

  • Launching Java 7

    Binus University 2011

  • Eclipse Democamp

    Microsoft Indonesia 2011

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2010

  • Launching JENI 2.0

    ITB Bandung 2012

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2010

  • Java and Android Roadshow

    SMK PGRI 3 Malang 2012

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2010

  • Launching JENI 2.0

    ITB Bandung 2012

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2011

  • Java and Android Roadshow

    SMK Plus Darussalam Kediri 2012

  • Oracle Academy Seminar

    LIKMI Bandung, 2012

  • Oracle Academy Seminar

    Indonesia University, 2012

  • Seminar Android

    Universitas Budi Luhur 2010

  • Java and Android Roadshow

    SMK Hasan Kafrawi Jepara 2012

  • Sosialisasi Kurikulum 2013

    LPMP Surabaya 2013

  • IOSA

    Indonesia Open Source Award 2011

  • Java Training

    SMKN 02 Sukabumi 2010

  • Sosialisasi Kurikulum

    SMKN 01 Tulungagung 2011

  • Sosialisasi Kurikulum 2013

    LPMP Surabaya 2013

Wednesday, May 14, 2014

Posted by Netty Herawaty
| 10:08 PM

Apa itu Virtual Reality ?

Virtual = Memberikan pengalaman namun tidak nyata

Reality = Sesuatu yang membentuk hal yang nyata atau aktual

Secara sederhana Virtual Reality dapat diartikan sebagai teknologi yang disimulasikan oleh komputer untuk menampilkan objek tertentu dimana kita dapat berinteraksi di dalamnya menyerupai apa yang terjadi di dunia nyata.

Cara Kerja Virtual Reality

Pertama, pengguna akan dibawa ke dalam sebuah lingkungan virtual sehingga mengalami immersi atau perasaan berada di dalam dunia virtual yang dirancang. Kombinasi antara immersi dengan interaktifitas akan menghasilkan sensasi bernama telepresence. Telepresence akan menimbulkan sensasi dimana pengguna menjadi tidak merasakan lingkungan sekitar dan membuat fokus pada lingkungan virtual.

Agar immersi dapat dirasakan pengguna dibutuhkan alat bantu seperti headphone dan gloves atau sarung tangan. Melalui alat bantu ini semua gerakan pengguna dipantau oleh sistem dan sistem diberikan reaksi yang sesuai sehingga pengguna seolah merasakan sedang berada pada situasi yang nyata baik fisik maupun psikologis.



Game Virtual Reality

Banyak bidang yang menggunakan teknologi Virtual Reality, salah satunya adalah bidang hiburan seperti game. Salah satu perusahaan penghasil game Virtual Reality adalah Oculus Rift yang pada 25 Maret lalu resmi diakuisisi Facebook senilai US$ 2 miliar. Beberapa contoh game yang menggunakan teknologi Virtual Reality dan support Oculus Rift antara lain :

1. Castlevania : Lords of Shadow 2

Genre             Action Adventure
Developer       MercurySteam
Publisher        Konami
Platform         Microsoft Windows, PlayStation 3, Xbox 360

2. Doom 3 

Genre             Survival Horror
Developer       id Software
Publisher        Activision
Platform         Windows, Linux, Mac OS X, Xbox, Xbox 360, PlayStation 3

3. Dark

Genre             Stealth
Developer       Realmforge Studios
Publisher        Kalypso Media
Platform         Microsoft Windows, Xbox 360

Merancang Virtual Reality

Gambar berikut menunjukkan proses operasi game dengan teknologi Virtual Reality menggunakan kernel LINUX. Software untuk membuat Virtual Reality game antara lain VRML (Virtual Reality Modelling Language), 3DML, X3D, Collada (Collaborative Design Activity) dll.


Potensi Virtual Reality di Masa Depan

Sebenarnya konsep tentang Virtual gaming memang sudah ada sejak dahulu di berbagai film science finction. Dengan menggunakan perangkat display tertentu yang didesain menyerupai kacamata, para gamer di visualisasikan seolah sedang memainkan game di dunia nyata. Walaupun hanya virtual namun konsep ini menjadi potensi teknologi masa depan yang berusaha diwujudkan oleh pengembang. Itulah mengapa Facebook sampai rela mengakuisisi Oculus Rift senilai US$ 2 miliar karena Mark Zuckerberg sangat yakin dengan potensi Virtual Reality di masa depan. 


Sumber :
http://www.oculusvr.com/
http://en.wikipedia.org/wiki/Oculus_Rift
http://www.bglconline.com/2014/04/cara-kerja-virtual-reality/
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_games_with_Oculus_Rift_support

Thursday, May 8, 2014

Posted by Netty Herawaty
| 8:16 PM

Game konsol adalah sebuah mesin elektronik yang dirancang khusus untuk memainkan permainan video. Perangkat untuk menampilkan grafiknya dapat berupa monitor komputer atau televisi. Alat pengendalinya disebut joystick atau controller. Berikut perkembangan game konsol dari generasi ke generasi.

Generasi Pertama

Generasi pertama game konsol dirilis oleh Magnavox Odyssey dari tahun 1972 hingga tahun 1977.


Generasi Kedua

Pada generasi kedua ini yang terkenal adalah game konsol dari Atari. Atari adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1972 oleh Nolan Bushnell dan Ted Dabney. Atari mempunyai beberapa produk yang terkenal seperti Pong dan Atari 2006. Pong merupakan arcade game yang dioperasikan dengan koin berdasarkan pada permainan olahraga tenis meja atau Pingpong.


Sedangkan Atari 2006 mempopulerkan penggunaaan kaset dan mikroprosesor yang berisi kode permainan. Permainan yang terkenal pada Atari 2006 adalah Combat dan Pac Man.

Generasi Ketiga

Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer atau lebih dikenal dengan FAMICOM. Selanjutnya dikenal sebagai Nintendo Entertainment. Game yang sangat identik dengan Nintendo adalah Pokemon dan Mario Bross.

 

Generasi Keempat

Generasi keempat dimulai tahun 1988 oleh Sega. Sega menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibandingkan dengan Nintendo. Game yang populer di Sega dalah Sonic.


Generasi Kelima

Generasi kelima disebut juga dengan era konsol 32 bit dimana konsol game yang paling populer adalah Sony Playstation.



Generasi Keenam
Generasi keenam ditandai dengan munculnya konsole-konsole game next generation dari masing-masing perusahaan seperti Sony meluncurkan PS2. Pada generasi ini juga muncul satu konsol game baru dari Microsoft yaitu Xbox.


Generasi Ketujuh
Pada generasi ketuju ini dikarenakan semakin canggihnya teknologi, perusahaan konsole terbesar seperti Sony, Nintendo dan Microsoft mengeluarkan kembali konsol next generation mereka. 

Sony dengan PS3


Nintendo dengan Nintendo Wii 



Microsot dengan Xbox 360


Dampak Game

Game mempunyai dampak positif dan negatif. Contoh dampak positif bermain game adalah bisa mengurangi stress, melatih konsentrasi dan melatih pemecahan masalah. Sedangkan dampak negatif game diantaranya adalah membuat ketagihan sehingga lupa waktu dan membuat jauh dari kehidupan sosial.

Saran

Karena game tidak sekedar memberikan dampak positif namun juga dampak negatif, maka seorang gamer harus tahu batasan waktu bermain game agar tidak mengakibatkan kecanduan. Jika yang bermain game adalah anak-anak, maka diperlukan peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi anak bermain game. Orang tua harus dapat memberikan penjelasan, nasihat dan informasi yang baik tentang game yang dimainkan anak. Selain itu orang tua juga harus mengontrol anak tentang batasan waktu dalam bermain game untuk menghindari dampak negatif game bagi anak.



Sumber :
http://subari.blogspot.com/2008/03/perkembangan-game-console-wii-ps3-xbox.html
http://www.ariefew.com/games/atari-breakout-game-google-image-search/
http://youvanfondiansa.blogspot.com/