• Solo Great Sale

    Solo Great Sale Powered By Circle Card 2015

  • Solo Great Sale

    Solo Great Sale Powered By Circle Card 2015

  • Oracle Java Magazine

    As Cover of Oracle Java Magazine March/April 2012 issue

  • Launching jDuchess Indonesia

    Gunadarma University 2011

    www.jduchess.or.id

  • Launching jDuchess Indonesia

    Gunadarma University 2011

    www.jduchess.or.id

  • Launching Java 7

    Binus University 2011

  • Eclipse Democamp

    Microsoft Indonesia 2011

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2010

  • Launching JENI 2.0

    ITB Bandung 2012

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2010

  • Java and Android Roadshow

    SMK PGRI 3 Malang 2012

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2010

  • Launching JENI 2.0

    ITB Bandung 2012

  • Oracle Academy

    SMK PGRI 3 Malang 2011

  • Java and Android Roadshow

    SMK Plus Darussalam Kediri 2012

  • Oracle Academy Seminar

    LIKMI Bandung, 2012

  • Oracle Academy Seminar

    Indonesia University, 2012

  • Seminar Android

    Universitas Budi Luhur 2010

  • Java and Android Roadshow

    SMK Hasan Kafrawi Jepara 2012

  • Sosialisasi Kurikulum 2013

    LPMP Surabaya 2013

  • IOSA

    Indonesia Open Source Award 2011

  • Java Training

    SMKN 02 Sukabumi 2010

  • Sosialisasi Kurikulum

    SMKN 01 Tulungagung 2011

  • Sosialisasi Kurikulum 2013

    LPMP Surabaya 2013

Wednesday, July 28, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 12:07 AM
Android menggunakan SQLite sebagai databasenya. SQLite adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang menggunakan query language mirip dengan RDBMS lain terutama MySQL. Kelebihan utamanya dibandingkan dengan RDBMS lain adalah SQLite sudah di bundled dalam satu paket instalasi Android SDK sehingga tidak perlu lagi untuk menginstal database server.

1. Creating Database

Sebelum kita mencoba untuk menginputkan data ke dalam SQLite kita harus create database terlebih dahulu. Import class android.database.sqlite.SQLiteDatabase ke dalam aplikasi yang akan dibuat kemudian buat instansiasi object dari class tersebut. Gunakan method openOrCreateDatabase() untuk membuat database

import android.app.Activity;

import android.database.sqlite.SQLiteDatabase;

import android.os.Bundle;


public class Example extends Activity {

@Override

public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

super.onCreate(savedInstanceState);

setContentView(R.layout.main);

SQLiteDatabase db;

db = openOrCreateDatabase("example.db",

SQLiteDatabase.CREATE_IF_NECESSARY, null);

}

} 


2. Creating Table

Sebelum membuat sebuah table, kita harus mengkonfigurasi database dengan 3 method yaitu setVersion() untuk mengatur versi database, setLocale() untuk menentukan lokasi default database dan setLockingEnabled() untuk memungkinkan penguncian database. Setelah itu tambahkan kode berikut untuk membuat  tablenya ( misal tbl_countries )
db.setVersion(1);

db.setLocale(Locale.getDefault());

db.setLockingEnabled(true);

final String CREATE_TABLE_COUNTRIES = 'CREATE TABLE tbl_countries (' + 'id INTEGER PRIMARY KEY AUTOINCREMENT,' + 'country_name TEXT);';

db.execSQL(CREATE_TABLE_COUNTRIES);

3. Inserting Records

Gunakan instance ContentValues untuk membuat serangkaian table field yang akan diteruskan menjadi method insert() . Lihat contoh kode untuk input data dibawah ini.
ContentValues values = new ContentValues();

values.put('country_name', 'Indonesia');

values.put('country_name', 'Japan');

values.put('country_name', 'Korea');

db.insert('tbl_countries', null, values); 

Wednesday, July 21, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 2:12 AM
Android converter digunakan untuk mengkonversikan sebuah nilai. Nilai yang akan coba kita konfersikan adalah nilai mata uang asing dan perubahan nilai sebuah suhu.

1. Temperature Converter

Sebagai contoh kita akan merubah suhu dari Celcius ke Fahrenheit atau sebaliknya. Rumus yang digunakan sama dengan rumus yang biasa kita pelajari di Fisika
private double celsiusToFahrenheit(double degree) {

        return degree * (9.0 / 5) + 32;

    }

private double fahrenheitToCelsius(double degree) {

        return (degree - 32) * (5.0 / 9);

    }

 

2. Currency Converter

Currency Converter untuk mengkonversikan mata uang. Untuk membuat aplikasi ini kita membutuhkan izin ke AndroidManifest.xml agar mendapatkan internet permission

<uses-permission android:name="android.permission.INTERNET"></uses-permission>
kode untuk mengkoneksikan dengan internet

private String getRSSUrl(String code) {

        return String.format("http://themoneyconverter.com/%s/rss.xml", code);

    }

Friday, July 9, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 10:44 PM
Semua pasti tidak asing dengan game legendaris yang bernama Snake ini. Snake adalah game yang simple dan mudah dimainkan. Android telah menyediakan game Snake ini di dalam Android SDK. Anda cukup mengimportnya dari folder Android SDK > pilih folder platform > folder samples dan disitu Anda akan menemukan beberapa contoh aplikasi game yang salah satunya adalah Snake.


Posted by Netty Herawaty
| 10:37 PM
What's Death Calculator? dilihat dari namanya aja serem banget ya. Death Calculator atau kalkulator kematian adalah aplikasi open source Android untuk memprediksi kematian Anda yang tentu saja sifatnya hanya just for fun dan prediksi semata. Masukkan umur dan gender Anda untuk mengetahui prediksi kematian Anda.

Nah ini dia kode untuk membuat Death Calculator

private void calculate() {

    int age = 0;

    try {

        age = Integer.valueOf(ageView.getText().toString());

    } catch (Exception e) {

        return;

    }

    if (genderView.getCheckedRadioButtonId() != R.id.male && genderView.getCheckedRadioButtonId() != R.id.female)

        return;

    boolean isMale = genderView.getCheckedRadioButtonId() == R.id.male ? true : false;

    long lifeExpectancyInYears = isMale ? 77 : 81;

    lifeExpectancyInYears -= age;

    int secondsInAYear = (int) (365.242199 * 24 * 60 * 60);

    long lifeExpectancy = lifeExpectancyInYears * secondsInAYear;

    lifeExpectancy += new Random().nextInt(secondsInAYear);

    Date date = new Date(Calendar.getInstance().getTimeInMillis() + lifeExpectancy * 1000);

    String text = String.format(getString(R.string.prediction_text), sdf.format(date), lifeExpectancy, getString(R.string.proverb));

    predictionView.setText(text);

}

Dari contoh diatas, umur saya 17 tahun dan gender saya female, ternyata hasil prediksi kematian saya 31 Desember 2074 (kok bertepatan dengan malam tahun baru ya :P)

Kematian seseorang memang hanya Tuhan yang tahu, namun alangkah baiknya jika kita mempersiapkannya dari sekarang dengan hal-hal yang bermanfaat :)

Thursday, June 24, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 5:14 PM
SMS atau Sort Message Service merupakan salah satu fitur yang paling digemari oleh para pengguna telepon seluler. Nah kita juga bisa mengirim dan menerima SMS di Android dengan menggunakan 2 emulator Android. Berikut step by step untuk membuat aplikasi messaging di Android:

1. Sending SMS

Untuk membuat aplikasi messaging kita membutuhkan izin atau permission ke AndroidManifest.xml .  Permission ini bertujuan untuk menentukan hak akses khusus yang diperlukan oleh aplikasi
<uses-permission android:name="android.permission.SEND_SMS" />

<uses-permission android:name="android.permission.RECEIVE_SMS" />


Dikelas Activity kita perlu membuat validasi ketika button send ditekan untuk memastikan bahwa nomor telepon dan isi pesan telah terisi sebelum di kirimkan
btnSendSMS.setOnClickListener(new View.OnClickListener()

    {

        public void onClick(View v)

        {               

            String phoneNo = txtPhoneNo.getText().toString();

            String message = txtMessage.getText().toString();                

            if (phoneNo.length()>0 && message.length()>0)               

                sendSMS(phoneNo, message);               

            else

                Toast.makeText(getBaseContext(),

                    "Please enter both phone number and message.",

                    Toast.LENGTH_SHORT).show();

        }

    });   

Setelah pesan dikirimkan akan tampil notifikasi atau pemberitahuan tentang status pesan, baik pesan diterima atau gagal dikirim
registerReceiver(new BroadcastReceiver(){

        @Override

        public void onReceive(Context arg0, Intent arg1) {

            switch (getResultCode())

            {

                case Activity.RESULT_OK:

                    Toast.makeText(getBaseContext(), "SMS delivered",

                            Toast.LENGTH_SHORT).show();

                    break;

                case Activity.RESULT_CANCELED:

                    Toast.makeText(getBaseContext(), "SMS not delivered",

                            Toast.LENGTH_SHORT).show();

                    break;                       

            }

        }

    }, new IntentFilter(DELIVERED));   

Gambar 1 Mengirim Pesan

Untuk mengetes aplikasi SMS ini, Anda dapat mengirim pesan dari satu emulator ke emulator yang lain dengan menggunakan nomor port yang ada di bagian atas emulator (Gambar 1)

Gambar 2 menunjukkan pesan SMS yang diterima pada emulator penerima (emulator dengan port 5556). Pesan dari emulator dengan port 5554 (gambar 1) pertama kali akan tampil di bar pemberitahuan (atas layar). Pesan di bar pemberitahuan bisa di drag ke tengah layar dan klik untuk membaca pesan

Gambar 2 SMS Diterima

2. Receiving SMS

Untuk melihat bagaimana menerima SMS , tambahkan elemen <receiver> di file AndroidManifest.xml sehingga pesan yang masuk dapat diterima oleh kelas SMSReceiver
<receiver android:name=".SMSReceiver" >

    <intent-filter>

        <action android:name="android.provider.Telephony.SMS_RECEIVED" />

    </intent-filter>

</receiver>

Tambahkan kelas SMSReceiver di class Anda. Dikelas SMSReceiver extend ke BroadcastReceiver dan override ke method onReceive(). Ketika sms diterima method onCreate() akan digunakan. Pesan SMS ada di dalam object Intent melalui object Bundle.Pesan disimpan dalam array object. Untuk mengextract masing-masing pesan menggunakan method createFromPdu() dari kelas SmsMessage. Pesan SMS ini kemudian di tampilkan dengan Toast.
package android.advance;

import android.content.BroadcastReceiver;

import android.content.Context;

import android.content.Intent;

import android.os.Bundle;

import android.telephony.gsm.SmsMessage;

import android.widget.Toast;



public class SMSReceiver extends BroadcastReceiver

{

    @Override

    public void onReceive(Context context, Intent intent)

    {

        //---get the SMS message passed in---

        Bundle bundle = intent.getExtras();       

        SmsMessage[] msgs = null;

        String str = "";           

        if (bundle != null)

        {

            //---retrieve the SMS message received---

            Object[] pdus = (Object[]) bundle.get("pdus");

            msgs = new SmsMessage[pdus.length];           

            for (int i=0; i<msgs.length; i++){

                msgs[i] = SmsMessage.createFromPdu((byte[])pdus[i]);               

                str += "SMS from " + msgs[i].getOriginatingAddress();                    

                str += " :";

                str += msgs[i].getMessageBody().toString();

                str += "\n";       

            }

            //---display the new SMS message---

            Toast.makeText(context, str, Toast.LENGTH_SHORT).show();

        }                        

    }

}

Tuesday, June 15, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 12:35 PM
Seperti aplikasi desktop atau beberapa sistem operasi mobile seperti Palm OS, iOS, Blackberrry dan Windows Mobile, Android juga mendukung kegiatan dengan aplikasi menu. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat menu sederhana :
1. Buat layout di file XML yang berisi tampilan text
2. Buat Activity class
3. Atur Menu
4. Tambahkan item menu reguler ke menu
5. Merespon menu item

1. Membuat XML Layout

Langkah pertama adalah membuat file XML layout sederhana dengan teks di dalamnya pada folder res/layout
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent"

    android:orientation="vertical" >

    <TextView

        android:id="@+id/textViewId"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="Phone Menus" />

</LinearLayout>

2. Membuat Class Activity

import android.app.Activity;

import android.os.Bundle;

import android.view.Menu;

import android.view.MenuItem;

import android.widget.TextView;


public class SimpleMenus extends Activity {

    //Initialize this in onCreateOptions

    Menu myMenu = null;


     @Override

     public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

         super.onCreate(savedInstanceState);


         // call layout in main.xml         

         setContentView(R.layout.main);

     }
}

3. Membuat Menu Utama

@Override

    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu)

    {

       super.onCreateOptionsMenu(menu);

       this.myMenu = menu;

       addRegularMenuItems(menu);

       return true;

    }

4. Menambahkan Menu Item

Untuk menambahkan menu item perhatikan kode dibawah ini
private void addRegularMenuItems(Menu menu){

          int base=Menu.FIRST; // value is 1

          MenuItem contact = menu.add(base,base,base,"Contact");

          contact.setIcon(R.drawable.phone_book);


          MenuItem message = menu.add(base,base+1,base+1,"Message");

          message.setIcon(R.drawable.sms2);


          MenuItem clear = menu.add(base,base+2,base+2,"Clear");

          clear.setIcon(R.drawable.eraser);


          MenuItem music = menu.add(base,base+3,base+3,"Music");

          music.setIcon(R.drawable.tone);


          MenuItem internet = menu.add(base,base+4,base+4,"Internet");

          internet.setIcon(R.drawable.moziila);


          MenuItem camera = menu.add(base,base+5,base+5,"Camera");

          camera.setIcon(R.drawable.kamera2);


          MenuItem galery = menu.add(base,base+6,base+6,"Galery");

          galery.setIcon(R.drawable.galery3);


          MenuItem game = menu.add(base,base+7,base+7,"Game");

          game.setIcon(R.drawable.game2);


          MenuItem video = menu.add(base,base+8,base+8,"Video");

          video.setIcon(R.drawable.handycam);      


          MenuItem setting = menu.add(base,base+9,base+9,"Setting");

          setting.setIcon(R.drawable.setting);

       }

Kode diatas untuk menambahkan item di menu beserta iconnya. Untuk menambahkan icon untuk menu caranya tinggal copy gambar ke res/drawable

5. Merespon Menu Item

Ketika item menu di klik maka Android akan memanggil method onOptionItemSelected() dari kelas Activity dan kemudian menggunakan method getItemId() pada MenuItem untuk menangkap text yang dimasukkan
 // Responding to Menu -> item clicks

    @Override

    public boolean onOptionsItemSelected(MenuItem item) {

       if (item.getItemId() == 1)       {

           appendText("\nContact");

           item.setIcon(R.drawable.phone_book);

       }

       else if (item.getItemId() == 2)       {

             appendText("\nMessage");

             item.setIcon(R.drawable.sms2);

       }

       else if (item.getItemId() == 3)       {

             emptyText();

             item.setIcon(R.drawable.eraser);
       }

       else if (item.getItemId() == 4)       {

          appendText("\nTone");

             item.setIcon(R.drawable.tone);
       }

       else if (item.getItemId() == 5)       {

             appendText("\nMoziila");

             item.setIcon(R.drawable.setting);
       }

       else if (item.getItemId() == 6)       {

             appendText("\nCamera");

             item.setIcon(R.drawable.kamera2);
       }

       else if (item.getItemId() == 7)       {

             appendText("\nGalery");

             item.setIcon(R.drawable.galery3);
       }

       else if (item.getItemId() == 8)       {
             appendText("\nGame");

             item.setIcon(R.drawable.game2);
       }

       else if (item.getItemId() == 9)       {

              appendText("\nVideo");

              item.setIcon(R.drawable.handycam);
       }

       else if(item.getItemId() == 10)  {

             appendText("\nSetting");

             item.setIcon(R.drawable.setting);
       }
          return true;
       }

6. Menambah dan Menghapus Text

private void appendText(String text)    {

     TextView tv = (TextView)this.findViewById(R.id.textViewId);

     tv.setText(tv.getText() + text);
}

private void emptyText()    {

     TextView tv = (TextView)this.findViewById(R.id.textViewId);

     tv.setText("");
}


Monday, June 14, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 11:37 PM
Dialog adalah sebuah window yang tampil sebagai sebuah peringatan atau laert yang terjadi dalam aplikasi Anda. Android memiliki beberapa macam dialog seperti Alert Dialog, Prompt Dialog dan Dialog with Checkbox

1. Alert Dialog

yaitu kotak dialog yang muncul sebagai peringatan seperti jika ingin keluar dari aplikasi atau exit app. Alert Dialog ini ada di dalam Android app builder jadi anda harus mengimportnya terlebih dahulu
import android.app.AlertDialog.Builder;

Kemudian kode di kelas Activity seperti dibawah ini
public class AlertDialog extends Activity {

    @Override

    public void onCreate(Bundled savedInstanceState){

    super.onCreate(SavedInstanceState);

        Builder alert = new Builder(this);

        alert.setIcon(R.drawable.icon_alert);

        alert.setMessage("Do you want to exit?");

        alert.setPositiveButton("OK", null);

        alert.setNegativeButton("Cancel", null);

        alert.show();

    }
}

Penjelasan

a. Builder alert = new Builder(this);
Membuat object alert dari builder android app

b. alert.setIcon(R.drawable.icon_alert);
Menampilkan alert dialog dengan sebuah gambar atau image. Copy image ke dalam folder res/drawable

c. alert.setMessage("Do you want to exit")
Message yang akan ditampilkan pada alert dialog

d. alert.setPositiveButton("OK", null);
Kondisi positif ketika button OK dipilih

e. alert.setNegativeButton("Cancel", null);
Kondisi negatif ketika button Cancel dipilih

f. alert.show();
Perintah untuk menampilkan alert dialog


2. Prompt Dialog

yaitu dialog yang muncul dengan sebuah kotak isian atau EditText. Buat kotak dialog untuk EditText nya di main.xml
<TableLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" android:orientation="horizontal" android:stretchColumns="0" android:layout_height="fill_parent" android:layout_width="wrap_content"> <TableRow> <TextView android:text="Type text here" /> </TableRow> <TableRow> <EditText android:textSize="16px" /> </TableRow> <TableRow> <Button android:id="@+id/buttonOK" android:text="OK" /> <Button android:id="@+id/buttonCancel" android:text="Cancel" /> </TableRow> </TableLayout>
Untuk menampilkan prompt dialog perhatikan kode dibawah ini
 Dialog  prompt = new dialog(this);

 prompt.setContentView(R.layout.main);

 prompt.setTitle("Prompt Dialog");

 prompt.show();

Penjelasan

a. Dialog prompt = new Dialog(this);
Membuat object prompt dari Android dialog app

b. prompt.setContentView(R.layout.main);
Memanggil file dari xml ke main.xml

c. prompt.setTitle("Prompt Dialog");
Judul prompt dialog yang akan ditampilkan

d. dialog.show();
Perintah untuk menampilkan prompt dialog


3. Dialog with CheckBox

yaitu dialog yang tampil bersama dengan checkbox. Langkah pembuatannya sama dengan prompt dialog

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> <TableLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:orientation="vertical" android:stretchColumns="0" > <TableRow> <TextView android:layout_gravity="center_vertical" android:layout_marginLeft="6dip" android:text="Android:" android:textColor="#ffffff" android:textSize="16px" /> <CheckBox android:id="@+id/checkboxAndroid" android:layout_gravity="right|top" /> </TableRow> <TableRow> <TextView android:layout_gravity="center_vertical" android:layout_marginLeft="6dip" android:text="Blacberry:" android:textColor="#ffffff" android:textSize="16px" /> <CheckBox android:id="@+id/checkboxBlackberry" android:layout_gravity="right|top" /> </TableRow> <TableRow android:layout_marginTop="230px" > <Button android:id="@+id/buttonOK" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:text="ok" /> </TableRow> </TableLayout>

Monday, May 24, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 1:26 PM
Selain file suara kita juga bisa memainkan file video seperti .3gp dll. Untuk memainkan file video caranya hampir sama dengan file suara. Ikuti langkah - langkah berikut ini. 

res/raw

Pada folder res buat folder baru dengan nama raw untuk meletakkan file video misal nny_bird.3gp 

main.xml

Buka file main.xml kemudian ubah dengan kode dibawah ini. 
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout

xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

android:layout_width="fill_parent"

android:layout_height="fill_parent"

android:orientation="vertical">

<VideoView android:layout_height="fill_parent"

android:layout_width="fill_parent"

android:id="@+id/video" />

</LinearLayout>

Keterangan : 
VideoView adalah elemen XML sebagai tempat untuk menampilkan file video


VideoPlayerActivity

Buka class VideoPlayerActivity.java dan ubah dengan kode berikut 
package org.meruvian.androidgame.videoplayer;

import android.app.Activity;

import android.net.Uri;

import android.os.Bundle;

import android.widget.VideoView;

public class VideoPlayerActivity extends Activity {

@Override

public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

super.onCreate(savedInstanceState);   
setContentView(R.layout.main);
VideoView video = (VideoView) findViewById(R.id.video);
Uri lokasiVideo = Uri.parse("android.resource://" + 
getPackageName() + "/" +R.raw.funny_bird);
video.setVideoURI(lokasiVideo);
video.start();
}
} 

Keterangan : 

 • VideoView adalah class yang digunakan untuk menampilkan file video 

• (VideoView) findViewById(R.id.video), Kode ini digunakan untuk membuat objek VideoView dari elemen XML yang mempunyai id =’video’ 

• android.resource://”+getPackageName()+”/”+R.raw.funny_bird, kode ini adalah lokasi path menuju file beyonce_naughty_girl.3gp 

• video.setVideoURI(lokasiVideo), kode ini digunakan untuk mengeset lokasi video ke objek video. 

• video.start(), Kode ini digunakan untuk memutar video.

Hasil Contoh Memainkan File Video

Setelah emulator dijalankan video akan langsung dimainkan


Thursday, May 20, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 12:44 PM

Pengenalan Media Player

Suara atau sound sangat penting dalam membangun sebuah game. Banyak game yang menggunakan suara misalnya game untuk anak  –  anak. Untuk memainkan suara Android 
menyediakan library yang bernama MediaPlayer. Dengan library ini kita akan mudah untuk memainkan sebuah file suara seperti .mp3 dan .wav atau memainkan file video seperti .3gp

Memainkan File Suara

Contoh sederhana dari penerapan MediaPlayer  file suara adalah membuat aplikasi mengenal suara binatang. Jadi kita siapkan beberapa button untuk memilih  suara binatang yang akan kita 
mainkan. Untuk itu kita perlu menyiapkan file .mp3 suara binatang seperti suara Kucing, Ayam dan Bebek. Pada saat project pertama kali dibuat ada 3 file yang perlu dibuat yaitu main.xml , string.xml, Mp3playerActivity.java .

main.xml 

main.xml merupakan kelas yang mengatur GUI dari aplikasi yang akan dibuat. Kita akan membuat 3 buah button kucing, ayam dan bebek yang jika button ditekan akan memainkan suara

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout

xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

android:layout_width="fill_parent"

android:layout_height="fill_parent"

android:orientation="vertical" >

<Button

android:layout_width="fill_parent"

android:layout_height="wrap_content"

android:id="@+id/kucing"

android:text="@string/str_kucing"

/>

<Button

android:layout_width="fill_parent"

android:layout_height="wrap_content"

android:id="@+id/ayam"

android:text="@string/str_ayam"

/>

<Button

android:layout_width="fill_parent"

android:layout_height="wrap_content"

android:id="@+id/bebek"

android:text="@string/str_bebek"

/>

</LinearLayout>

strings.xml

strings.xml berfungsi untuk menyimpan string object agar nilai dari string object tersebut nantinya dapat digunakan oleh komponen–komponen android


Mp3player
Suara Kucing
Suara Ayam
Suara Bebek
 

res/raw

Pada folder res  buat folder baru dengan nama  raw  untuk meletakkan file suara kucing.mp3, ayam.mp3 dan bebek.mp3 yang telah siapkan

Mp3playerActivity.java

Pada class java ini kita menggunakan library MediPlayer untuk memainkan suara
package org.meruvian.androidgame.mp3player;

import android.app.Activity;

import android.media.MediaPlayer;

import android.os.Bundle;

import android.view.View;

import android.view.View.OnClickListener;

import android.widget.Button;

import android.widget.Toast;

public class Mp3playerActivity extends Activity {

private MediaPlayer player;

private Button btn_kucing;

private Button btn_ayam;

private Button btn_bebek;

@Override

public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

super.onCreate(savedInstanceState);

setContentView(R.layout.main);

btn_kucing = (Button) this.findViewById(R.id.kucing);

btn_kucing.setOnClickListener(new OnClickListener() {

public void onClick(View arg0) {

playSound(1);

}

});

btn_ayam = (Button) this.findViewById(R.id.ayam);

btn_ayam.setOnClickListener(new OnClickListener() {

public void onClick(View arg0) {

// TODO Auto-generated method stub

playSound(2);

}

});

btn_bebek = (Button) this.findViewById(R.id.bebek);

btn_bebek.setOnClickListener(new OnClickListener() {

public void onClick(View arg0) {

playSound(3);

}

});

}

@Override

public void onPause() {

try{

super.onPause();

player.pause();

}catch (Exception e){

}

}

private void playSound(int arg){

try{

if (player.isPlaying()) {

player.stop();

player.release();

}

}catch(Exception e){

Toast.makeText(this, " Masuk Exception",

Toast.LENGTH_LONG).show();

}

if (arg == 1){

Toast.makeText(this, "Media Sedang Memainkan Suara

Kucing", Toast.LENGTH_LONG).show();

player = MediaPlayer.create(this, R.raw.kucing);

}else if (arg==2){

Toast.makeText(this, "Media Sedang Memainkan Suara

Ayam", Toast.LENGTH_LONG).show();

player = MediaPlayer.create(this, R.raw.ayam);

}else if (arg==3){

Toast.makeText(this, "Media Sedang Memainkan Suara

Bebek", Toast.LENGTH_LONG).show();

player = MediaPlayer.create(this, R.raw.bebek);

}

player.setLooping(false); // Set looping

player.start();

}

} 
Beberapa method dari MediaPlayer yang kita gunakan dalam aplikasi ini adalah :


Bagian utama yang memainkan file suara ada pada method playSound() yang akan dipanggil ketika user menekan salah satu button, disini akan ada pengecekan button mana yang ditekan sehingga file suara yang dimainkan sesuai dengan button yang ditekan

Hasil Contoh Memainkan File Suara


Thursday, May 13, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 4:51 PM

 Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Salah satu contoh program tersebut adalah MySQL.

MySQL adalah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (database management) untuk DBMS yang multithread dan multi user (istilah dalam sistem operasi atau perangkat lunak aplikasi yang memperbolehkan akses oleh beberapa pengguna dalam waktu bersamaan ke dalam sistem operasi)

Di dalam database biasanya diperlukan sebuah backup. Hal ini bertujuan demi keamanan atau keperluan lain yang bersanngkutan dengan database tersebut. Backup bisa dilakukan dengan 2 cara :

1. Import
Memasukkan sebuah file database ke dalam suatu database

2. Export
Membuat suatu file database yang diambil dari suatu database

Yang akan saya uraikan berikut ini adalah cara import dan export data MySQL menggunakan console di Ubuntu.

1. Import

a. Masuk ke dalam database 
myssql -u root -p dan masukkan password MySQL Anda

b. Buat database baru
create database journal;

c. Keluar database
exit

d. Masuk ke direktori tempat file .sql berada 
cd /home/nety/workspace/journal

e. Masuk ke dalam database
myssql -u root -p dan masukkan password MySQL Anda

f. Menggunakan database yang akan di import
use journal

g. Import file
\. journal.sql

2. Export (Dump)

a. Masuk ke direktori file
cd home/nety

b. Export file
mysqldump -u root -p > journal.sql

Tuesday, April 20, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 1:23 PM

Dalam postingan kali ini kita akan membuat 2 macam aplikasi Android Translate, yaitu Bilingual Translate dan Multi Language Translate.

Bilingual artinya diterjemahkan ke dalam dua bahasa, misalnya dari bahasa Indonesia diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Untuk membuat aplikasi ini kita membutuhkan akses ke Google Translate melalui Google API. Jadi Anda perlu download file jar dari Google API translate dan simpan dalam direktori Anda.

Setelah itu masukkan file jar kedalam library project yang dibuat dengan cara klik kanan project > Build Path > Add External Archives dan browse dimana Anda menyimpan Google API file .jar tadi


Untuk koneksi dengan Google API translate, tambahkan kode berikut di kelas Main
private Button.OnClickListener MyTranslateButtonOnClickListener = new Button.OnClickListener() {


public void onClick(View v) {


// TODO Auto-generated method stub


String InputString;


String OutputString = null;


InputString = MyInputText.getText().toString();


try {


Translate.setHttpReferrer("http://translate.google.co.id/");


OutputString = Translate.execute(InputString,


Language.INDONESIAN, Language.ENGLISH);


} catch (Exception ex) {


ex.printStackTrace();


OutputString = "Error";


}


MyOutputText.setText(OutputString);


}


};

2. MultiLanguage Translate

Disini kita tambahkan sebuah spinner view untuk memberikan opsi agar bisa di terjemahkan ke dalam beberapa bahasa

Buat spinner view di main.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent"

    android:orientation="vertical" >


    <TextView

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="@string/hello" />


    <EditText

        android:id="@+id/InputText"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content" />


    <TextView

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="from:" />


    <Spinner

        android:id="@+id/spinner_InputLanguage"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content" />


    <TextView

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="to:" />


    <Spinner

        android:id="@+id/spinner_OutputLanguage"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content" />


    <Button

        android:id="@+id/TranslateButton"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="Translate" />


    <TextView

        android:id="@+id/OutputText"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content" />


</LinearLayout>

Buat array list bahasa yang akan ditampilkan di folder res/values dan beri nama array_language.xml
<resources>

<string-array name="language">

<item>ARABIC</item>

<item>BULGARIAN</item>

<item>CATALAN</item>

<item>CHINESE</item>

<item>CHINESE_SIMPLIFIED</item>

<item>CHINESE_TRADITIONAL</item>

<item>CROATIAN</item>

<item>CZECH</item>

<item>DANISH</item>

<item>DUTCH</item>

<item>ENGLISH</item>

<item>FILIPINO</item>

<item>FINNISH</item>

<item>FRENCH</item>

<item>GERMAN</item>

<item>GREEK</item>

<item>HEBREW</item>

<item>HINDI</item>

<item>INDONESIAN</item>

<item>ITALIAN</item>

<item>JAPANESE</item>

<item>KOREAN</item>

<item>LATVIAN</item>

<item>LITHUANIAN</item>

<item>NORWEGIAN</item>

<item>POLISH</item>

<item>PORTUGESE</item>

<item>ROMANIAN</item>

<item>RUSSIAN</item>

<item>SERBIAN</item>

<item>SLOVAK</item>

<item>SLOVENIAN</item>

<item>SPANISH</item>

<item>SWEDISH</item>

<item>UKRANIAN</item>

<item>VIETNAMESE</item>

</string-array>

</resources>

Di kelas Main Activity, tampilkan spinner view dengan menggunakan ArrayAdapter
ArrayAdapter<CharSequence> adapter = ArrayAdapter.createFromResource(this, R.array.language, android.R.layout.simple_spinner_item);

     spinner_InputLanguage = (Spinner) findViewById(R.id.spinner_InputLanguage);

     adapter.setDropDownViewResource(android.R.layout.simple_spinner_dropdown_item);

     spinner_InputLanguage.setAdapter(adapter);

     spinner_OutputLanguage = (Spinner) findViewById(R.id.spinner_OutputLanguage);

     adapter.setDropDownViewResource(android.R.layout.simple_spinner_dropdown_item);

     spinner_OutputLanguage.setAdapter(adapter);

Untuk koneksi dengan Google API translate, tambahkan kode berikut di kelas Main
private Button.OnClickListener MyTranslateButtonOnClickListener = new Button.OnClickListener() {

  public void onClick(View v) {

  // TODO Auto-generated method stub

  String InputString;

  String OutputString = null;

  InputString = MyInputText.getText().toString();

  Language fromLanguage = Language.valueOf((String) spinner_InputLanguage.getItemAtPosition((int) spinner_InputLanguage.getSelectedItemId()));

  Language toLanguage = Language.valueOf((String) spinner_OutputLanguage.getItemAtPosition((int) spinner_OutputLanguage.getSelectedItemId()));

  try {

   Translate.setHttpReferrer("http://translate.google.co.id/");

   OutputString = Translate.execute(InputString, fromLanguage, toLanguage);

  } catch (Exception ex) {

  ex.printStackTrace();

  OutputString = "Error";

  }

  MyOutputText.setText(OutputString);
  }

};

Thursday, April 8, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 6:50 AM
Android preference bisa dibuat melalui file xml maupun melalui class activity. Setiap preference memiliki properti android:title untuk judul preference dan android:summary untuk deskripsi dari preference tersebut.

1. Checkbox Preference

Sekarang kita menggunakan contoh penerapan preference pada file xml

main.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<PreferenceScreen xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:summary="Set Columns for Search Results"

    android:title="Flight Search Preferences" >



    <CheckBoxPreference

        android:summary="Show Airline column"

        android:title="Airline" />



    <CheckBoxPreference

        android:summary="Show Departure column"

        android:title="Departure" />



    <CheckBoxPreference

        android:summary="Show Arrival column"

        android:title="Arrival" />



    <CheckBoxPreference

        android:summary="Show Total Travel Time column"

        android:title="Total Travel Time" />



    <CheckBoxPreference

        android:summary="Show Price column"

        android:title="Price" />

</PreferenceScreen>

CheckBoxPref.java

package android.preference;

import android.os.Bundle;

public class CheckBoxPref extends PreferenceActivity {
 
 @Override
 public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  addPreferencesFromResource(R.layout.main);
 }
}




2. EditText Preference

Preference juga menyediakan preferensi text yang disebut EditTextPreference
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<PreferenceScreen xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:summary="Set package name"

    android:title="Package Name" >


    <EditTextPreference

        android:dialogTitle="Package Name"

        android:summary="Set the package name for generated code"

        android:title="Set Package Name" />


</PreferenceScreen>

3. Ringtone Preference

RingtonePreference digunakan untuk mengatur nada dering
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<PreferenceScreen xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:summary="Set Flight Option Preferences"

    android:title="My Preferences" >



    <RingtonePreference

        android:ringtoneType="alarm"

        android:showSilent="true"

        android:summary="Set Ringtone"

        android:title="Set Ringtone Preference" />



</PreferenceScreen>

4. Organizing Preference

Organizing Preference untuk mengatur preferensi ke dalam beberapa kategori. Anda dapat menggunakan PreferenceScreen atau PreferenceCategory

Monday, April 5, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 5:31 AM
Ada beberapa macam notifikasi, namun yang akan kita bahas sekarang adalah Toast Notification dan Status Bar Notification. 

1. Toast Notification

Adalah pemberitahuan yang berupa pesan pendek di layar popup dengan durasi singkat. Untuk menampilkan notifikasi toast ini pertama kita harus instansiasi object Toast dengan fungsi makeText(). Fungsi ini mengambil 3 parameter yaitu aplikasi konteks, pesn text dan durasi notifikasi. Kemudian akhiri dengan fungsi show() agar pesan text bisa tampil. Letakkan kode di dalam sebuah method onClick() untuk mengeccek jika button Toast telah diklik
public void onClick(View view) {

        if (view == findViewById(R.id.toastbutton)) {

        Toast.makeText(this, "This is a sample Toast Notification message", Toast.LENGTH_LONG).show();

        }

}

 

2. Status Bar Notification

Status Bar Notification adalah pemberitahuan yang ditampilkan di status bar. Untuk menampilkan status bar notification ini kita membutuhkan NotificationManager.
private void GeneratNotification(){


 myNotificationManager = (NotificationManager)getSystemService(Context.NOTIFICATION_SERVICE);


 CharSequence NotificationTicket = "*** Notification";


 CharSequence NotificationTitle = "Attention Please!";


 CharSequence NotificationContent = "- Notification is coming -";


 long when = System.currentTimeMillis();


 Notification notification =


 new Notification(android.R.drawable.btn_star_big_on,NotificationTicket, when);


 Context context = getApplicationContext();


 Intent notificationIntent = new Intent(this,Main.class);


 PendingIntent contentIntent = PendingIntent.getActivity(this, 0, notificationIntent, 0);


 notification.setLatestEventInfo(context, NotificationTitle,NotificationContent, contentIntent);


 myNotificationManager.notify(NOTIFICATION_ID, notification);


Sunday, March 21, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 12:36 PM
Android menyertakan satu set library-library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android. Salah satunya Android Webkit. Jadi kita bisa membuat sebuah browser sendiri dengan cara mengimport Android Webkit - Webview dari library

Ada macam-macam browser yang dapat dibuat seperti contoh dibawah ini :

1. Android Browser using WebView

Import Android WebKit WebView dan masukkan nama URL tujuan
package androidbrowser.usingWebView;



import android.app.Activity;

import android.os.Bundle;

import android.webkit.WebView;



public class BrowserWebView extends Activity {

/** Called when the activity is first created. */

@Override

public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

    super.onCreate(savedInstanceState);

    setContentView(R.layout.main);



    String myURL = "http://www.yahoo.com/";      

    WebView myBrowser=(WebView)findViewById(R.id.mybrowser);                     

    myBrowser.getSettings().setJavaScriptEnabled(true);               

    myBrowser.loadUrl(myURL);

}

}

2. Android Browser with Navigating Function

Untuk memudahkan pencarian kita bisa menambahkan sebuah fungsi navigasi atau menu seperti Goto URL, Forward, Backward, Reload, Exit dll. Ketika menekan menu GoTo akan tampil kotak pencarian dan Anda bisa memasukkan URL tujuan
@Override
 public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
  // TODO Auto-generated method stub
  menu.add(0, MENU_VISIBILITY, 0, R.string.str_URLbar);
  menu.add(0, MENU_ABOUT, 0, R.string.str_About);
  menu.add(0, MENU_EXIT, 0, R.string.str_Exit);
  menu.add(0, MENU_BACKFORD, 0, R.string.str_Backward);
  menu.add(0, MENU_RELOAD, 0, R.string.str_Reload);
  menu.add(0, MENU_FORWARD, 0, R.string.str_Forward);

  return super.onCreateOptionsMenu(menu);
 }

 @Override
 public boolean onOptionsItemSelected(MenuItem item) {
  // TODO Auto-generated method stub
  super.onOptionsItemSelected(item);

  switch (item.getItemId()) {
  case MENU_VISIBILITY:
   ToggleGotoVisibility();
   break;
  case MENU_ABOUT:
   openAboutDialog();
   break;
  case MENU_EXIT:
   openExitDialog();
   break;
  case MENU_BACKFORD:
   if (myBrowser.canGoBack())
    myBrowser.goBack();
   break;
  case MENU_RELOAD:
   myBrowser.reload();
   break;
  case MENU_FORWARD:
   if (myBrowser.canGoForward())
    myBrowser.goForward();
   break;
  }
  return true;
 }

3. Android Browser with Background

Kita juga memodifikasi browser kita dengan background warna. Kita bisa menggunakan sebuah seek bar untuk mengatur warnanya. Jadi semakin ke kanan kita menggeser seek bar, maka semakin gelap warna yang dihasilkan.


Saturday, March 20, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 4:28 AM
Kadangkala kita membutuhkan font atau jenis tulisan untuk aplikasi yang kita buat. Anda bisa mengambil dari font yang disediakan oleh Android (default font) atau menggunakan font external yang kemudian dimasukkan ke dalam Android.

1. Default Font

Android hanya menyediakan 3 default font, yaitu Monoscape, Sans dan Serif.
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent"

    android:orientation="vertical" >



    <TextView

        android:id="@+id/monospaceTxt"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:background="#424242"

        android:text="Monospace : Android Programming"

        android:typeface="monospace" >

    </TextView>

    <TextView

        android:id="@+id/sansTxt"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="sans : Android Programming"

        android:typeface="sans" >

    </TextView>


    <TextView

        android:id="@+id/serifTxt"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:background="#424242"

        android:text="serif : Android Programming"

        android:typeface="serif" >

    </TextView>



</LinearLayout>

2. Eksternal Font

Selain default font, Anda dapat menggunakan eksternal font dalam aplikasi Android. Langkah pertama Anda perlu download font (file .ttf) kemudian buat folder baru di dalam package assets dan copy kan font tadi ke dalamnya. Setelah itu beri id untuk masing-masing font dengan nama text1 dan text2 dalam sebuah TextView di dalam file main.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent"

    android:orientation="vertical" >



    <TextView

        android:id="@+id/text1"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content" />



    <TextView

        android:id="@+id/text2"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content" />

</LinearLayout>
import android graphics Typeface kedalam class Main. Typeface digunakan untuk menentukan jenis huruf dan style intrinsik dari sebuah font. Kemudian buat object font1 dan font2 untuk mengambil font yang kita simpan dalam folder assets tadi menggunkan method createFromAssets()
 package android.externalFont;


import android.app.Activity;

import android.graphics.Typeface;

import android.os.Bundle;

import android.widget.TextView;


public class Main extends Activity {

    /** Called when the activity is first created. */

    @Override

    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

        super.onCreate(savedInstanceState);

        setContentView(R.layout.main);


        Typeface font2 = Typeface.createFromAsset(getAssets(), "font/font2.ttf");

        Typeface font3 = Typeface.createFromAsset(getAssets(), "font/font3.ttf");

    }
}
Buat object customText dalam TextVire untuk mengambil id font yang sudah kita deklarasikan dalam main.xml
TextView customText2 = (TextView)findViewById(R.id.text2);

TextView customText3 = (TextView)findViewById(R.id.text3);
Anda dapat menentukan jenis font yang akan digunakan dengan fungsi setTypeface(), mengubah ukuran text default dengan method setTextSize() dan mendefinisikan text yang akan ditampilkan melalui method setText() 
        customText2.setTypeface(font2);

        customText2.setTextSize(30.f);

        customText2.setText("Android Programming");


        customText3.setTypeface(font3);

        customText3.setTextSize(55.f);

        customText3.setText("Android Programming");

Monday, March 15, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 4:26 PM
Untuk memperindah aplikasi dan menghindari kebosanan, kita bisa mengganti background emulator Android dengan background color atau background image.

1. Background Color

Untuk menambahkan background color ini, caranya sangat mudah sekali. Anda hanya perlu menambahkan statement android:background di file .xml

main.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:orientation="vertical"

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent"

    android:background="#444aaa">

</LinearLayout>

2. Background Image

Sama dengan mengubah background color, untuk menambahkan background image dengan syntax android:background pada file xml beserta nama imagenya. Simpan image di folder res/drawable

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:orientation="vertical"

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent"

    android:background="@drawable/background">

</LinearLayout>

Wednesday, March 3, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 10:07 PM
Penjelasan tentang macam - macam widget dasar di Android sudah saya jelaskan disini . Untuk bagaimana cara membuat widget tersebut dan menampilkannya di emulator Android ikuti petunjuk dibawah ini :

Buat deklarasi String pada file String.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<resources>

<string name="hello">Hello World, BasicWidgetActivity!</string>

<string name="app_name">BasicWidget</string>

<string name="profile">My Profile</string>

<string name="name">Name</string>

<string name="gender">Gender</string>

<string name="male">Male</string>

<string name="female">Female</string>

<string name="birth">Birth Date</string>

<string name="hobby">Hobby</string>

<string name="shopping">Shopping</string>

<string name="reading">Reading</string>

<string name="singing">Singing</string>

<string name="cancel">Cancel</string>

<string name="submit">Submit</string>

</resources>


Buat macam-macam widget pada file main.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">
<LinearLayout
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:orientation="vertical">
<TextView
android:id="@+id/text1"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/profile"
android:textStyle="bold"
android:textSize="18dp"
android:gravity="center"/>
<TextView
android:id="@+id/text2"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/name"/>
<EditText
android:id="@+id/edit1"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_width="fill_parent"
android:hint=""/>
<TextView
android:id="@+id/text3"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/gender"/>
<RadioGroup
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_width="fill_parent"
android:orientation="vertical">
<RadioButton
android:id="@+id/radio1"
android:layout_width="15mm"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/male"
android:checked="true"/>
<RadioButton
android:id="@+id/radio2"
android:layout_width="15mm"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/female"/>
</RadioGroup>
<TextView
android:id="@+id/text4"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/birth"/>
<DatePicker
android:id="@+id/tanggal1"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"/>
<TextView
android:id="@+id/text5"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/hobby"
/>
<TableRow
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_width="fill_parent">
<CheckBox
android:id="@+id/cb1"
android:layout_width="17mm"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/shopping"/>
<CheckBox
android:id="@+id/cb2"
android:layout_width="17mm"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/reading"/>
<CheckBox
android:id="@+id/cb3"
android:layout_width="17mm"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="@string/singing"/>
</TableRow>
</LinearLayout>
</LinearLayout>
Jalankan code diatas dengan emulator Android seperti screenshot dibawah ini


Tuesday, February 9, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 12:22 AM
Resource termasuk salah satu arsitektur penting di Android. Resource adalah elemen external yang kita gunakan dalam aplikasi. Resource disimpan dalam “res/” folder. Ada beberapa macam resource seperti String Resource, Color Resource, Drawable Resource dan Layout Resource.

1. String Resource

Resource ini akan menampung sebuah string untuk aplikasi yang membutuhkan sebuah teks untuk ditampilkan. Untuk menambahkan resource tipe string ini menggunakan elemen <string> pada file resource yang berada di direktori /res/values/strings.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf­8"?>
<resources>

    <string name="hello" >Hello World, StringResource!</string>
    <string name="string_resource" >String Resource</string>

</resources>


2. Drawable / Image Resource

Images diletakkan di res / drawable / dan kemudian di referensikan sebagai resource. Cara penulisan di layout file, images di referensikan sebagai @drawable/... (misalnya res/drawable/view.png → maka nama resource nya menjadi @resource/view) Di bawah ini adalah format gambar yang bisa dijalankan pada Android:

Contoh di bawah ini adalah cara menampilkan gambar (sebelumnya tempelkan gambar pada direktori res/drawable/). contoh image.xml
<?xml version="1.0" encoding="utf­8"?>

<LinearLayout

    android:orientation="vertical" xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    android:layout_width="fill_parent"

    android:layout_height="fill_parent">

   

    <TextView

        android:id="@+id/txt"

        android:layout_width="fill_parent"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:text="@string/hello"/>

   

    <ImageView

        android:id="@+id/logo"

        android:layout_width="wrap_content"

        android:layout_height="wrap_content"

        android:src="@drawable/android_logo"

        />

</LinearLayout>


3. Color Resource

Resource color ini di simpan dalam res/color/color.xml, dan digunakan untuk menyimpan color custom. Nilai setiap warna akan tersimpan di dalam direktori res/values/ yang umumnya berada dalam file strings.xml. Child element yang digunakan adalah <color>. Perhatikan penggunaan resource color strings.xml dibawah ini
<?xml version="1.0" encoding="utf­8"?>

<resources>


    <string name="app_name">Demo Android</string>

    <color name="blue">#0000FF</color>

    <color name="red">#FF0000</color>

<color name="green">#00FF00</color>

</resources>


4. Style Resource

Resource ini digunakan untuk menyimpan definisi custom style dari komponen komponen yang ada. Disimpan dalam folder res/values/style.xml

Thursday, February 4, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 10:53 PM
Selain View, komponen yang penting lainnya untuk membuat user interface di Android adalah Layout. Layout ini untuk mengatur tata letak dari widget yang akan ditampilkan di emulator Android. Layout dibagi menjadi beberapa macam yaitu :

1. LinearLayout
Linear layout akan menampilkan elemen-elemen View secara garis lurus, baik vertical ataupun horizontal


2. AbsoluteLayout
Di Absolute Layout ini anda menentukan sendiri letak Child View. Gambar dibawah menunjukkan dua tombol atau ButtonView terletak pada posisi tertentu dengan menggunakan android_layout_x dan atribut android_layout_y.


3. TableLayout
Yang perlu dipahami dalam pembuatan layout dengan TableLayout adalah bagaimana widget atau View bekerja dengan baris dan kolom. Dan bagaimana mengatasi sebuah widget atau view yang memakai lebih dari satu kolom untuk penampilnya. Banyaknya baris ditentukan oleh developer dengan memasukan widget atau view sebagai elemen anak dari elemen <TableRow>. Dengan demikian, developer mengontrol secara langsung banyak nya baris yang diinginkan.

Banyaknya kolom, akan ditentukan oleh Androidnya sendiri, dan para developer mengontrol banyaknya kolom secara tidak langsung. Paling sedikit, satu kolom untuk setiap widget. Sebagai contoh, jika kita punya 3 baris, baris 1 memiliki tiga widget; baris 2 memiliki dua widget; dan baris 3 memiliki empat widget, maka, paling sedikit akan ada empat kolom disana. Tetapi sebuah widget juga bisa memakai lebih dari satu kolom dengan menggunakan atribut layout_span.



4. RelativeLayout
RelativeLayout memungkinkan pengguna menyusun tata letak secara lebih leluasa. Posisi setiap widget bisa diatur relatif pada widget yang lainnya (dibawah, atau disamping widget sebelumnya).


5. FrameLayout
Frame Layout adalah Layout yang bertindak sebagai frame view (bingkai tampilan) untuk menampilkan suatu objek.. Dalam gambar ini kita menggunakan imageView yang diletakkan di res/drawable.

Jika anda menambahkan view lain (seperti Button view) dalam Frame Layout, maka view tadi akan menindih (overlap) view sebelumnya.

6. ScrollView
ScrollView memungkin para developer membuat tampilan layout lebih panjang dari space layar. Dengan menggunakan ScrollView, sebagian informasi akan muncul dalam satu waktu, sisanya akan muncul jika pengguna melakukan scroll ke atas atau ke bawah.





Tuesday, February 2, 2010

Posted by Netty Herawaty
| 4:05 PM
Untuk membentuk sebuah user interface , Activity menggunakan sebuah View. View dapat menampilkan tampilan grafis dan juga merespon terhadap interaksi dari user.

Ada berbagai macam View yang bisa digunakan untuk membuat user interface di Android. Berikut ini termasuk kategori View :

- Basic View
- List View
- ProgressBar View
- Picker View
- Analog Clock and Digital Clock View
- Display Image View

1. Basic View
Basic Views di Android yang memungkinkan kita untuk menampilkan informasi teks serta melakukan beberapa pilihan dasar. Macam – macam views yaitu :

a. TextView
TextView digunakan untuk menampilkan teks ke pengguna. Ini adalah View yang paling dasar yang pasti ada di saat anda mengembangkan aplikasi Android


b. EditText
EditText digunakan untuk mengedit sebuah text


d. AutoCompleteTextView
AutoCompleteText bisa menunjukkan list yang tersedia secara otomatis ketika pengguna sedang mengetik.


d. Button
Button merupakan sebuah widget tombol-tombol

e. ImageButton
ImageButton adalah sebuah button yang terdapat image didalamnya

f. ToogleButton
Lampu indikator akan menyala ketika Button ditekan.

g. RadioButton dan RadioGroup
adalah widget yang memungkinkan pengguna untuk memilih hanya salah satu opsi yang sudah ditetapkan. Sebuah RadioGroup digunakan untuk grup bersama satu atau lebih RadioButton, sehingga hanya satu RadioButton yang akan dicheck oleh RadioGroup

h. CheckBox
adalah elemen antarmuka pengguna grafis (widget) yang memungkinkan pengguna untuk membuat beberapa pilihan dari sejumlah pilihan.


2. List View

a. List View
List View untuk menampilkan list item. Jika list sangat panjang, maka secara otomatis akan mucul ScrollBar vertikal di bagian kanan.


b. List Box
Contoh List Box adalah list view yang digabung dengan checkbox


c. Page List
Page List disini untuk menampilkan list – list dari item atau hampir sama dengan
 
d. Table List
Table List adalah list view yang ditampilkan seperti table


e. Spinner View
Spinner view menampilkan beberapa item yang memungkinkan pengguna untuk memilih salah satu dari item tersebut.



3. ProgressBar View

a. Progress Bar
ProgressBar merupakan indikator visual dari progress operasi. Biasanya ProgressBar akan tampil ketika kita sedang melakukan proses download.


b. Rating Bar
Pengguna dapat mengklik bintang untuk mengatur rating

4. Date and Time Picker View

a. Date Picker
Date Picker memungkinkan pengguna untuk memilih tanggal


b. Time Picker
TimePicker memungkinkan pengguna untuk memilih waktu baik dalam mode 24 jam atau mode AM / PM.


5. Analog and Digital Clock 




6. Display Image View
Display Image View adalah widget untuk menampilkan image

a.GridView
Tampilan GridView menampilkan item dalam dua dimensi scrolling grid. Anda dapat menggunakan tampilan GridView bersama-sama dengan ImageView untuk menampilkan serangkaian gambar.



b.ImageSwitcher
Pada awalnya ImageSwitcher akan menampilkan serangkaian gambar dalam ukuran kecil, namun ketika salah satu gambar dipilih gambar akan ditampilkan pada tampilan ImageView sehingga ukuran gambar menjadi full screen.